Surat ku layang untuk berkata,
penyampai hasrat kata di hati,
Kalaulah sungguh kasihkan saya,
jangan dibuang sampai ke mati.
Indah nian bulan mengambang,
keliling pula bintang bercahaya,
Wajah tuan bila ku pandang,
bagai melihat pintunya syurga.
Langit cerah awan membiru,
dinihari embun pun jatuh,
Sakit sungguh menanggung rindu,
di dalam air badan berpeluh.
Senja berlalu iramanya merdu,
malam berhiba silih berganti,
Merdu suaramu berputik rindu,
menganyam cinta di tasik hati.
Kata terbukti setulus budi,
sepanjang abad terkalung di jiwa,
Cinta sejati terus bersemi,
selagi jasad terkandung nyawa.
Hilang sepi diraut wajah,
usah terlerai nilainya budi,
Setia janji tak akan berubah,
kasih tersemai tetap abadi.
No comments:
Post a Comment